Mengenal Lebih Dekat ! Serba Serbi Asal Usul Batik Indonesia

Batik Solo merupakan salah satu batik ternama di Indonesia yang mana menjadi batik yang legendaris dan sangat perlu dilestarikan keasliannya. Batik sendiri memang telah banyak peminatnya di era sekarang ini. tidak seperti dulu yang mana anak mudanya mengikuti trend fashion barat yang mana memberikan dampak yang membuat pamor batik khas Indonesia ini menurun. Namun seiring berjalannya waktu dan semangat kreativitas  pemuda yang ingin melestarikan batik pun membuahkan hasil.

Lalu, Bagaimana Sih Sejarah Batik Indonesia Tersebut?

Dengan berbagai inovasi yang ada, kini batik telah menjadi trend fashion berkelas yang mana tidak kalah saing dan kualitasnya dengan produk-produk fashion Negara barat. Bahkan dengan hal demikian pemerintah juga ikut membantu para pemuda untuk terus melestarikan batik, dengan memberikan peraturan bahwasanya para akademisi baik pengajar maupun siswa, setiap hari Jumat diharuskan memakai batik.

Dan bicara soal batik seperti batik solo misalnya  memiliki cerita sejarahnya tersendiri yang mana untuk orang kebanyakan wajib untuk mengetahuinya, dan juga termasuk Anda, agar bisa lebih mengerti lebih dalam dan lebih mencintai lagi batik Indonesia ini. Untuk batik yang berasal dari Solo sendiri memiliki tempat sejarah yang tidak bisa dilupakan oleh orang-orang Solo bahkan orang Indonesia.

Yakni desa Laweyan yang mana menjadi desa pembuat batik asli Solo pertama yang hingga kini batik tersebut terkenal hingga  ke wilayah Indonesia bahkan mancanegara. Pada tahun 1546 masehi, desa ini merupakan tempat pusatnya serba serbi perdagangan tenun yang mana tenun tersebut sering di kirim atau didistribusikan ke kota-kota di wilayah Indonesia lewat Bandar yang ada disana.

Pada masa kepemimpinan kerajaan pajang, desa ini telah memiliki julukan yang langsung diberikan oleh pemimpinnya, yakni julukan manggala pinatuwaning nagari. Dari desa ini juga lahirlah berbagai motif batik yang sampai dengan saat ini terus melambung tinggi namanya dan tersebar motifnya dimana-mana.  Seperti motif batik sawat serta sidomukti, dan lainnya. sekian bahasan mengenai batik solo. Sampai jumpa di ulasan berikutnya.

Related posts: