Mengenal Aneka Jenis Bahan Untuk Membuat T-Shirt

Salah satu industri yang cukup berkembang di Indonesia adalah pabrik pakaian. Ya, pabrik atau konveksi pakaian memang menjadi bisnis yang cukup menjanjikan di era modern seperti sekarang. Pabrik baju atau konveksi pakaian bisa dimanfaatkan oleh masyarakat saat hendak membuat kaos atau T-shirt dengan jumlah yang cukup banyak. Dengan membuat kaos di perusahaan konveksi, maka biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih murah. Nah, harga yang ditawarkan oleh pihak perusahaan konveksi kaos tentu tergantung dengan jenis dan kualitas bahan yang digunakan. Lalu, apa saja jenis bahan yang sering digunakan dalam pembuatan kaos atau T-shirt? Ini dia jawabannya!

Beberapa Jenis Bahan Yang Digunakan Dalam Pembuatan Kaos Atau T-Shirt

Ada beberapa jenis bahan yang dikenal sebagai bahan untuk membuat kaos atau T-shirt di pabrik pakaian. Beberapa jenis bahan tersebut di antaranya adalah:

  • Cotton atau katun

Ya, kain katun merupakan jenis kain yang paling sering digunakan dalam pembuatan kaos atau T-shirt. Kain katun sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu Cotton Combed dan cotton Carded. Cotton Combed memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan Cotton Carded. Salah satunya adalah Cotton Combed memiliki serat benang yang lebih halus daripada Cotton Carded, sehingga memiliki penampilan yang lebih rata dan elegan. Selain itu, daya serap cotton combed juga lebih baik dibandingkan dengan cotton carded.

  • Polyester atau PE

polyester merupakan jenis bahan ini dibuat dari serat sintetis, yaitu dari hasil minyak bumi. Jika dibandingkan dengan kain katun, kain PE memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah tidak mampu menyerap keringat dengan baik. Oleh karena itu, maka tidak heran jika harga bahan PE juga lebih murah dibandingkan dengan harga kain katun. Biasanya, bahan polyester banyak digunakan untuk membuat kaus partai, kaus pilkada, kaus event, kaus souvenir, dll.

  • TC atau Teteron Cotton

Kain TC merupakan campuran antara cotton dan polyester. Bahan ini memiliki kelebihan yaitu tahan shrinkage atau tidak mudah melar meskipun sudah berkali-kali dicuci. Sayangnya, bahan ini juga memiliki sedikit kekurangan, yaitu kurang mampu menyerap keringat dan sedikit lebih panas saat melekat di badan jika dibandingkan dengan kain cotton 100%.

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai berbagai jenis bahan yang sering digunakan untuk membuat kaos atau T-Shirt di pabrik pakaian. Masing-masing jenis kain memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Demikian, semoga bermanfaat.

Related posts: