Manfaat Menakjubkan Puasa Bagi Kecantikan

Bulan puasa atau bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinantikan oleh seluruh umat Islam. Bagaimana tidak, bulan ini menyimpan sejuta keindahan dan juga berkah bagi semua orang. Tak hanya bagi amalan saja, nyatanya bulan ini juga sangat baik bagi kesehatan seseorang di mana dengan berpuasa, maka akan dapat membuat tubuh lebih segar dan juga lebih bugar dari semestinya.

Tak hanya sehat saja karena ternyata puasa ini sangat baik bagi detoksifikasi tubuh. Sehingga nantinya kulit dan juga segala hal yang berbau dengan kecantikan akan dapat mendapatkan jatahnya masing-masing. Puasa ternyata akan memberikan dampak positif bagi kecantikan kulit. Kira-kira apa saja hal tersebut?

Manfaat Positif Puasa Bagi Kecantikan Kulit

Manfaat pertama dari puasa bagi kecantikan kulit ini akan dimulai pada 3 hari pertama. Bagaimana tidak, dengan berpuasa maka tubuh akan mengalami detoksifikasi. Jadi, system sel yang ada pada tubuh yang biasanya digunakan untuk mencerna makanan tiba-tiba diistirahatkan dalam beberapa waktu tertentu. Sehingga, sel tersebut justru akan mengalami detok sehingga mampu mengeluarkan segala racun yang ada di tubuh. Biasanya, hal ini bisa ditandai dengan munculnya jerawat pada 3 hari pertama puasa.

Selain itu, dengan puasa juga akan membantu proses pencerahan sel kulit. Hal ini terjadi setelah tahapan awal atau tahapan adaptasi di mana nantinya kulit akan mampu mencerahkan dan juga menyamarkan segala jenis noda. Namun, satu yang harus diperhatikan adalah masalah asupan makanan seperti vitamin yang harus selalu terkontrol, hingga air yang wajib ada untuk menjadikan kulit tetap lembab. Sebab, yang namanya kemampuan kulit untuk menghilangkan kotoran juga sangat dipengaruhi oleh asupan makanan.

Menjaga pola makan yang baik saat berpuasa juga tekah terbukti ampuh untuk menghilangkan berbagai macam jenis penyakit kulit berbahaya seperti dermatisi, dan juga masih banyak lagi. Intinya, dengan berpuasa, maka seluruh racun yang ada dalam tubuh dapat dikeluarkan dengan maksimal karena tubuh tidak terus mencerna makanan yang masuk. Jaga saja pola makan dan pertimbangkan dengan besar gizi makanan yang Anda sajikan.

Related posts: