Inilah Rincian Biaya Permohonan Hak Merek

Jika Anda memiliki sebuah produk, baik barang maupun jasa tentu tidak ingin jika produk tersebut diklaim oleh orang lain. Untuk itu, mendaftarkan merek produk merupakan satu-satunya cara sehingga Anda mendapatkan perlindungan hukum bagi produk Anda tersebut. Hanya saja, ternyata beberapa orang sering mempermasalahkan biaya pendaftaran merek yang dinilai mahal. Nah, jika Anda sering bertanya-tanya berapa biaya yang diperlukan dan bagaimana rinciannya? Berikut ulasannya.

Yuk Ketahui Rincian Biaya Pendaftaran Merek Di Dirjen HKI

Pendaftaran hak merek suatu produk dilakukan melalui Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Meski harus mengeluarkan sejumlah biaya, mendaftarkan suatu merek akan sangat berguna untuk masa depan. Seperti misalnya memunculkan laba besar, hingga membuat Anda bisa melebarkan cabang usaha dengan waralaba. Pengajuan permohonan branding sebuah produk membutuhkan biaya pendaftaran merek yang dinilai cukup besar namun sebanding dengan keuntungan yang akan didapat pemohon. Kira-kira berapa rincian biaya yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan hak merek di Dirjen HKI? Berikut rinciannya.

  • Biaya permohonan pendaftaran merek dan permintaan perpanjangan perlindungan merek terdaftar bagi UMKM berkisar antara Rp500.000 bagi pendaftar online dan Rp600.000 bagi yang manual. Biaya ini dihitung berdasarkan permohonan per kelas.
  • Biaya permohonan pendaftaran merek dan permintaan perpanjangan perlindungan merek terdaftar bagi umum berkisar antara Rp1.800.000 bagi pendaftar online dan Rp2.000.000 bagi pendaftar manual. Biaya ini juga dihitung berdasarkan permohonan per kelas.

Sebagai catatan, harga tersebut akan berbeda jika Anda memakai jasa konsultan merek dagang terdaftar, karena ditambah dengan harga layanan jasa bagi perusahaan konsultan tersebut. Pengurusan permohonan brand produk sebenarnya tidak terlalu mahal karena memang biaya administrasi yang diperlukan cukup besar. Selain itu, tentu tidak semua merek dapat langsung diterima, karena ada berbagai syarat yang harus dipenuhi, misalnya merek tidak boleh menyerupai atau bahkan sama dengan merek lain dalam satu kelas. Biaya pendaftaran merek juga terbilang tidak sedikit karena berkaitan dengan pengurusan sertifikat merek yang resmi dari Dirjen HKI Kemenkumham RI.

Related posts: