Rendang, Masakan Khas Minang Yang Mendunia

Rendang, Masakan Khas Minang Yang Mendunia
Rendang, Masakan Khas Minang Yang Mendunia

Indonesia memiliki berbagai macam makanan khas yang berasal dari berbagai macam daerah.  Dari Sabang sampai dengan Merauke memiliki makanan khas masing masing. Mulai dari Mie Aceh hingga kue lontar. Tak heran bila salah satu makanan khas yang berasal dari Indonesia berhasil mendapatkan predikat sebagai salah satu makanan terenak di dunia. Makanan tersebut adalah rendang.  Dari peringkat oleh CNN, rendang dipilih sebagai makan terenak nomor satu di dunia. Rangking ini dibuat bedasarkan survey yang dibuat oleh CNN melalui akun media sosial Facebook. Dalam survey ini, setidaknya ada 35.000 peserta yang ikut serta dalam survey tersebut.  Tak hanya rendang , nasi goreng dan satepun masuk ke dalam 50 peringkat yang dibuat oleh CNN tersebut.

Macam Macam Rendang

Rendang adalah makanan khas yang berasal dari Padang, Sumatra barat yang terdiri dari daging sebagai bahan utamanya. Daging tersebut diolah atau dicampur dengan bumbu yang terdiri dari rempah rempah. Bumbu untuk membuat rendang sendiri terdiri dari  santan kelapa, serta campuran bumbu yaitu cabai,serai lengkuas,kunyit ,jahe,bawang putih, bawang merah serta aneka bumbu lainnya. Selain dengan rasa yang unik, rendang juga memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Minangkabau dan bahan bahan pokok untuk membuat rendang sendiri memiliki makna tersendiri.

Daging sapi memiliki arti pemimpin suku adat, kelapa atau karambia merupakan lambang dari para kaum intelektual,  lado atau yang biasa disebut cabai memiliki arti ulama yang tegas, dan bumbu- bumbu untuk membuat rendang mewakili semua penduduk Minangkabau.

Rendang sendiri disediakan untuk acara adat atau makanan keseharian bagi masyarakat Minangkabau. Rendang dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu rendang kering dan rendang basah. Rendang kering adalah rendang yang dibuat dalam proses yang lama. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembuatannya, santan dibuat sampai mengering dan bumbu bumbu terserap sempurna.  Rendang kering biasanya disediakan untuk acara acara adat. Sedangkan rendang basah dibuat dalam waktu yang relatif singkat karena untuk membuat rendang basah, pembuat tidak harus menunggu santan mengering dengan sempurna namun waktu kadaluwarsa rendang basah lebih singkat dibandingkan dengan rendang kering.

Related posts: